Didorong oleh rasa malu pada diri sendiri melihat orang-orang seperti Pak Rus (masih menggunakan BlankOn untuk mengajar sehari-hari), atau Pak Ahmad Haris (atas nama harga diri) atau Pak MDAMT dan teman-teman BlankOn lainnya, saya berusaha bertobat buat balik ke BlankOn untuk sistem operasi sehari-hari.
Banyak sih orang-orang yang berkontribusi ke proyek X tapi menggunakan Y untuk sehari-hari. Banyak. Atas nama iseng atau kesenangan heking dan sebagainya. Tapi tetap saja rasanya saya tidak bisa menjiwai esensi kontribusi bila tidak menggunakannya dalam sehari-hari. Gak bakal tahu masalah sebenarnya bila tidak dipakai sehari-hari.
Salah satu penghalang kemarin (kemudian jadi alasan buat menunda-nunda selama berbulan-bulan) adalah, suspend di MBA tidak jalan mulus. Baik di Zulfiqar maupun si Japra. Setelah bangun dari suspend, kecerahan layar diset ke 0 atau 100 persen dan tidak bisa diubah-ubah lagi. Tapi lebih sering ke 0 alias gelap total. Ini menyebalkan sekali.
Sejak awal sudah ketemu obatnya, https://github.com/patjak/mba6x_bl.
Karena kebiasaan jelek pengen serba instant, saya pasang dari berkas .deb-nya yang entah saya dapat dari mana. Tapi tidak bisa dipasang.
Baru saja sesaat sebelum tulisan ini diketik, saya nemu ini, https://github.com/patjak/mba6x_bl/pull/34.
Akhirnya tinggal kloning ulang, make, sudo make install, sudo modprobe mba6x_bl, kelar.
Pelajaran yang didapat, jika menemukan suatu masalah dari perangkat lunak, selain mencari di Google / forum-form, jangan lupa mampir ke issue tracker di lumbung git/svn perangkat lunak yang bersangkutan.
>> Home