Mula-mula langkah kita tahan
Supaya kau kunci benakku, kuat
Pohon-pohon berlari di sudut mata enggan kita sapa
Kita sama lelah, telah lama menyapa sunyi dalam diri
Sepoi-sepoi angin tak kan lupa juga, mungkin
Tiap ucap yang kita saling lempar, dan tawamu itu, hei
Titik-titik jejak yang kita lalui pasti paham benar
Akan takdir bukan sengaja kita gores-gores begini
Bibir-bibir pantai masih saja ngulum senyum begitu
Heran akan dua anak manusia pura-pura tersesat
Buru-buru matari menggulung senja, tertib kayak biasa
Aku mau protes tapi kau senang rupanya, ya sudah
Bintang-bintang nampak pula di malam kita, mengingatkan
Kita termangu terjebak ragu, akan keberingasan masa depan
Lalu kusadar
Anak kunci kau buang, hilang
>> Home